P8 - Struktur Sistem Informasi Manajemen
Referensi:
Tata Sutabri. 2005. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Andi.
Sistem Informasi
Manajemen dapat diartikan adalah sebuah bentuk sistem informasi yang ditujukan
untuk melayani para manajer. Sebenarnya SIM tersebut terfokus pada alat bantu
untuk mempercepat para manajer memperoleh informasi.
Kasus untuk di analisa:
Banyak perusahaan di Indonesia yang membicarakan sistem informasi manajemen
dengan membayangkan sistem komputer. Atau penyusunan sistem informasi manajemen
dimulai dari membentuk sistem yang kecil, lalu ditambah di sana sini, menjadi
sistem yang kompleks. Tanpa disadari menjadi “bom waktu” bagi pengelola SIM di
perusahaan.
Definisi SIM:
Robert G. Murdick dan
Joel E.Ross: SIM adalah proses komunikasi di mana informasi masukan direkam,
disimpan, dan diproses untuk menghasilkan output yang berupa keputusan tentang
perencanaan, pengoperasian dan pengawasan.
Joseph F. Kelly: SIM
adalah perpaduan sumber daya manusia dan sumber daya yang berbasis computer yang
menghasilkan kumpulan penyimpanan, komunikasi, dan penggunaan data untuk tujuan
operasi manajemen yang efisien serta perencanaan bisnis.
Gordon B. Davis: SIM
adalah sistem manusia/mesin yang terpadi guna menyajikan informasi untuk
mendukung fungsi operasi, manajemen dan pengambilan keputusan di dalam suatu
organisasi.
Karakteristik SIM:
1)
SIM membantu manajer secara terstruktur
pada tingkat operasional dan kontrol saja.
2)
SIM didesain untuk memberikan laporan
operasional sehari-hari sehingga dapat memberikan informasi untuk mengontrol
operasi tersebut dengan baik
3)
SIM sangat bergantung pada keberadaan
data organisasi secara keseluruhan, dan alur informasi
4)
SIM biasanya tidak memiliki kemampuan
untuk menganalisis masalah. Kemampuan menganalisis masalah terletak pada
Decision Support System.
5)
SIM biasanya berorientasi pada data-data
yang sudah terjadi atau yang sedang terjadi, bukan data yang akan terjadi
seperti forecasting.
6)
SIM juga berorientasi pada data di dalam
organisasi dibanding data dari luar organisasi
7)
SIM biasanya tidak fleksibel karena
bentuk laporan yang dihasilkan banyak sudah dipersiapkan sebelumnya
8)
SIM membutuhkan perencanaan yang matang
dan panjang.
Komponen Fisik SIM
|
Komponen
sistem
|
Catatan
|
|
Perangkat
Keras
|
Perangkat
keras bagi suatu sistem informasi terdiri atas computer (pusat pengolah, unit
masukan/keluaran, unit penyimpanan file, dll), peralatan penyimpanan data,
dan terminal masukan/keluaran
|
|
Perangkat
Lunak
|
Perangkat
lunak dapat dibagi dalam 3 jenis utama:
1.
Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem
pengoperasian dan sistem manajemen data yang memungkinkan pengoperasian
sistem computer
2.
Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model
analisis dan keputusan
3.
Aplikasi perangkat lunak yang terdiri atas program
yang secara spesifik dibuat untuk setiap aplikasi
|
|
Database
|
File
yang berisi program dan data dibuktikan dengan adanya media penyimpanan
secara fisik. File juga meliputi keluaran tercetak dan catatan lain di atas
kertas, mikro film, dll
|
|
Prosedur
|
Prosedur
merupakan komponen fisik karena prosedur disediakan dalam bentuk fisik
seperti buku panduan dan instruksi. Ada 3 jenis prosedur yang dibutuhkan
yaitu:
1.
Instruksi untuk pemakai
2.
Instruksi untuk penyiapan masukan
3.
Instruksi pengoperasian untuk karyawan pusat computer
|
|
Personil
|
Operator
computer, analis sistem, programmer, personil data entry, dan manajer sistem
informasi/EDP
|
SIM berbasis computer mengandung
unsur:
1.
Manusia
2.
Hardware
3.
Software
4.
Data
5.
Prosedur
Komentar
Posting Komentar