P 9: Konsep Pengambilan Keputusan di dalam SIM


Pengambilan keputusan adalah suatu proses pemikiran dalam rangka pemecahan suatu masalah untuk memperoleh hasil akhir untuk dilaksanakan.

Masalah vs Persoalan. Suatu hal yang berbeda, persoalan biasa sudah ada jawabannya. Sedangkan masalah yang dihadapi oleh seseorang dan institusi belum ada jawabannya.

Tiga tahap mengambil keputusan

Tahap proses dalam pengambilan keputusan
Penjelasan
Pemahaman
Menyelidiki kondisi lingkungan yang memerlukan keputusan. Data mentah yang diperoleh diolah dan diperiksa untuk dijadikan petunjuk yang dapat menentukan masalahnya
Perancangan
Menemukan, mengembangkan, dan menganalisis arah tindakan yang mungkin dapat digunakan. Hal ini mengandung proses untuuk memahami masalah untuk menghasilkan cara pemecahan dan menguji apakah cara pemecahan tersebut dapat dilaksanakan
Pemilihan
Memilih arah tindakan tertentu dari semua arah tindakan yang ada. Pilihan ditentukan dan dilaksanakan

Sumber: Herbert A. Simon

Sistem pengambilan keputusan artinya model sistem yang digunakan untuk mengambil keputusan, dapat bersifat tertutup atau terbuka.

Sistem pengambilan keputusan tertutup menganggap bahwa keputusan dipisahkan dari masukan yang tidak diketahui dari lingkungannya. Dalam sistem ini, pengambil keputusan dianggap:

a.       Mengetahui semua alternatif dan akibat atau hasil masing-masing alternative

b.      Mempunyai suatu metode (aturan, hubungan, dan sebagainya) yang memungkinkan ia membuat urutan alternative yang lebih disukai

c.       Memilih alternative yang memaksimumkan sesuatu seperti keuntungan, volume penjualan atau kegunaan

d.      Menggunakan model kuantitatif



Sistem pengambilan keputusan yang terbuka memandang keputusan sebagai terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks dan sebagian tidak diketahui. Model keputusan terbuka menganggap bahwa pengambil keputusan:

a.       Tidak mengetahui semua alternative dan semua hasil

b.      Melakukan penyelidikan secara terbatas untuk menemukan beberapa alternative yang memuaskan

c.       Mengambil keputusan yang memuaskan tingkat keinginannya

d.      Pengambil keputusan dianggap tidak harus logis dan sepenuhnya rasional, tetapi lebih banyak menunjukkan rasionalitas hanya dalam batas yang ditentukan oleh latar belakang, penglihatan alternative, kemampuan untuk menangani model keputusan.

e.       Menggunakan model kualitatif

Herbert A. Simon mengemukakan teknik tradisional dan modern dalam pembuatan keputusan yang diprogram dan tidak diprogram.

Tipe-tipe keputusan
Teknik-teknik pembuatan keputusan

Tradisional
Modern
Diprogram:
Keputusan rutin dan berulang-ulang. Organisasi mengembangkan proses khusus bagi penanganannya
1.      Kebiasaan
2.      Kegiatan rutin: prosedur pengoperasian standar
3.      Struktur organisasi pengharapan umum sistem tujuan saluran informasi yang disusun dengan baik
1.      Teknik-teknik riset operasi: analisa matematik model-model simulasi computer
2.      Pengolahan data elektronik
Tidak diprogram:
Keputusan sekali pakai, disusun tidak sehat dan kebijaksanaan. Ditangani dengan proses pemecahan masalah umum
1.      Kebijakan intuisi dan kreatifitas
2.      Coba-coba
3.      Seleksi dan latihan para pelaksana
Teknik pemecahan masalah yang diterapkan pada:
a.       Latihan membuat keputusan
b.      Penyusunan program computer “heuristic”



Tahap-tahap proses pengambilan keputusan:

Tahap 1: Pemahaman dan perumusan masalah

Tahap 2: Pengumpulan dan analisis data yang relevan

Tahap 3: Pengembangan alternative-alternatif

Tahap 4: Evaluasi alternative

Tahap 5: Pemilihan alternative yang terbaik

Tahap 6: Implementasi keputusan

Tahap 7: Evaluasi hasil keputusan



Tugas : buat suatu keputusan bisnis dengan menggunakan 7 tahapan di atas.
Referensi: Tata Sutabri. 2005. Sistem Informasi Manajemen. Penerbit Andi: Yogyakarta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

P 10 : Konsep dan Peranan Sistem Database di dalam SIM

P5 - Konsep Dasar Manajemen

P6 - Konsep Dasar Organisasi