Pertemuan 1 Bunga Sederhana

Utang identik dengan bunga, karena setiap jumlah utang akan ikut bunga sebagai harapan keuntungan atas pinjaman pokok utang tersebut.
Contoh : Ali meminjamkan uang sebesar Rp 100.000,00 kepada Budi selama 7 hari. Dan 7 hari kemudian Budi mengembalikan uang tersebut sebesar Rp 102.500,00 kepada Ali. Maka Ali mendapatkan besar Bunga sebesar Rp 2.500,00 dari transaksi utang di atas.

Dalam definisi utang yang sederhana, dikenal juga Bunga Sederhana.
Formulasi rumus adalah : SI = P.r.t
dimana:
SI : Bunga Sederhana (Rp)
P  : Principal / Pokok (Rp)
r   : rate / tingkat bunga (% per annum)
t   : time / waktu (tahun/bulan/hari)

Manipulasi rumus:
P = SI/r.t   atau  r = SI/P.t    atau  t = SI/P.r

khusus untuk waktu:
- Tahun = langsung n dimasukkan ke dalam rumus
- Bulan = n/12 dan dimaukkan ke rumus
- Hari   =
   a) Bunga Tepat = n/365 lalu dimasukkan ke rumus
   b) Bunga Biasa = n/360 lalu dimasukkan ke rumus
   perbedaan di keduanya adalah jika Bunga Biasa lebih diuntungkan kepada Pemberi Kredit karena jumlah pembagi hari lebih kecil, dan sebaliknya untuk Bunga Tepat.
Saran: Jika mengambil kredit, minta dengan Bunga Tepat.

Cara menghitung hari:
bisa dengan manual dan Tabel Urut Hari.

Referensi:
Frensidy, Budi. 2010. Matematika Keuangan. Jakarta: Salemba Empat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

P 10 : Konsep dan Peranan Sistem Database di dalam SIM

P5 - Konsep Dasar Manajemen

P6 - Konsep Dasar Organisasi